Kamis, 02 Oktober 2014

Soal Ujian Mid Semester Statistika Dasar

UJIAN TENGAH SEMESTER
M.K.STATISTIKA DASAR

Jawablah soal-soal berikut dengan cara mencoret jawaban yang salah yang terdapat diantara tanda [   ]. Contoh: 4 adalah hasil dari: [2+2; 3+2; 1x3]
1.       Sejumlah informasi yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan, atau masalah baik yang berbentuk angka-angka maupun yang berbentuk kategori atau keterangan adalah: [Data; Statistik; Statistika]
2.       Ilmu atau metode (cara), untuk mengumpulkan data, mengolah, menyajikan, menganalisis/menginterpretasi data, dan menarik kesimpulan berdasarkan data adalah: [Statistik; Statistika; Penelitian].
3.       Kumpulan fakta yang berbentuk angka-angka yang disusun dalam bentuk daftar atau tabel yang menggambarkan suatu persoalan adalah: [Data; Statistik; Statistika].
4.       Data yang terpampang di kantor Fakultas seperti jumlah mahasiswa per jurusan pada tahun akademik 2004 s.d. 2012 termasuk: [data kuantitatif;   data kualitatif].
5.       Data jumlah mahasiswa yang berprestasi dalam olimpiade fisika yang diselenggarakan oleh panitia dies natalis universitas Negeri Manado termasuk: [data kuantitatif; data kualitatif].
6.       Statistika yang berkenaan dengan pengumpulan, pengolahan, penganalisaan dan penyajian sebagian atau seluruh data (pengamatan) tanpa pengambilan keputusan adalah: [statistika deskriptif; statistika inferensial; statistika parametrik; statistika non parametrik].
7.       Statistika yang berkenaan dengan pengambilan kesimpulan atau membuat generalisasi, prediksi dari data yang sedikit (sampel) untuk data yg lebih banyak (populasi) adalah: [statistika deskriptif; statistika inferensial; statisitka parametrik; statistika non parametrik].
8.       Seorang peneliti ingin mengetahui jumlah kursi kuliah yang terdapat dalam suatu Fakultas. Menurut sifatnya data yang akan diperolehnya  adalah: [data diskrit; data kontinu].
9.       Seorang mahasiswa ditugaskan oleh dosennya untuk mengumpulkan data tinggi badan dari seluruh teman-teman sekelasnya. Menurut sifatnya data yang akan diperolehnya  adalah: [data diskrit; data kontinu].
10.    Data yang diperoleh seorang peneliti dengan menggunakan instrumen penelitian yang dikembangkannya, maka menurut cara mengumpulkan  data tersebut akan mendapatkan: [data primer; data sekunder].
11.    Seorang peneliti ingin mengadakan penelitian dengan menggunakan data yang diperolehnya dari kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Data yang diperolehnya termasuk:  [data primer;  data sekunder].
12.    Data penelitian yang sifatnya kategori atau atribut (misalnya: jenis kelamin, jenis pekerjaan) skala pengukurannya termasuk pada: [skala nominal; skala ordinal; skala interval; skala ratio].
13.    Dalam suatu tes hasil belajar, Si A memperoleh skor  85, B memperoleh skor 75, dan C memperoleh skor 90. Kalau dirangking berurut I, II, III maka urutan rangkingnya adalah C, A, B. menurut skala pengukurannya termasuk pada: [skala nominal; skala ordinal; skala interval; skala ratio].
14.    Skor hasil belajar merupakan contoh dari: [skala nominal; skala ordinal; skala interval; skala ratio].
15.    Data jumlah mobil yang masuk kampus dalam sehari merupakan contoh dari: [skala nominal; skala ordinal; skala interval; skala ratio].
16.    Seluruh anggota dari suatu komunitas yang akan diteliti disebut: [Populasi; Sampling; Sampel; Sensus].
17.    Cara mengumpulkan data pada sebagian anggota dari suatu komunitas yang akan diteliti disebut: [Populasi; Sampling; Sampel; Sensus].
18.    Instrumen penelitian yang dikembangkan oleh seorang peneliti berupa sejumlah pernyataan yang akan dijawab oleh responden dengan menentukan sikapnya dengan cara memberi skor 5, 4, 3, 2, 1 dikenal sebagai bentuk skala: [Likert; Guttman; Semantik differensial; Rating scale].
19.    Mean, median, dan modus termasuk dalam ukuran: [tendensi sentral; tendensi penyebaran].
20.    Varians dan simpangan baku (standar deviasi) termasuk dalam ukuran: [tendensi sentral; tendensi penyebaran].

----------------

Senin, 14 Oktober 2013

Ujian Tengah Semester m.k. Evaluasi Belajar Mengajar Fisika


UJIAN TENGAH SEMESTER
Mata Kuliah : Evaluasi Belajar Mengajar Fisika

Jawablah soal-soal di bawah ini dengan ringkas!
1.       Proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan/standar tertentu disebut ……................
2.       Diartikan sebagai kegiatan menafsirkan data hasil pengukuran disebut ………………….
3.       Yang dimaksud dengan triangulasi pendidikan adalah : a)………………… b)…………………  c) ……………………….
4.   Penilaian berbasis kelas diartikan sebagai proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk pemberian keputusan terhadap ………………………………. berdasarkan tahapan kemajuan belajarnya sehingga didapatkan potret/profil kemampuan siswa sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum.
5.   Penilaian harus bersifat holistic yang mencakup aspek/ranah dan tujuan pembelajaran a)............................... b)................................. c)…………………………
6.   Kemampuan minimum yang harus dikuasai oleh siswa dalam mata pelajaran dan merupakan hasil penjabaran dari standar kompetensi disebut  ........................
7.       Karakteristik, ciri-ciri perbuatan, atau respons siswa yang berkaitan dengan kemampuan dasar adalah ..............................
8.       Jenis tes tertulis secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu: a)....................... dan b)......................
9.       Tes yang soal-soalnya harus dijawab peserta didik dengan memberikan jawaban tertulis merupakan teknik tes ......................
10.   Tes yang pelaksanaannya dilakukan dengan mengadakan tanya jawab secara langsung antara pendidik dan peserta didik adalah ...................
11.   Penulisan indikator yang lengkap mencakup A = ................................, B = ............................. C = ...............................  dan D = ..................................
12.   Kaidah penulisan soal uraian maupun obyektif harus memenuhi persyaratan a) ....................... b) ............................. dan c) ................................
13.   Penilaian yang meminta peserta didik untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuan ke dalam konteks yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan merupakan ...............................

Selasa, 04 Juni 2013

Pemberitahuan Ujian Akhir Semester Genap T.A. 2012/2013

Yth. Peserta M.K. Metodologi Penelitian Fisika, Pemb Berbasis ICT, dan Pengantar Pendidikan Fisika.
\
1. Bagi peserta M.K. Metlit Fis. dan Pengantar Pendidikan  agar menyiapkan semua tugas-tugas termasuk Proposal Penelitian dan mengirimkan ke alamat e-mail: aswinmondolang@yahoo.co.id atau aswinmandolang@yahoo.com paling lambat hari  Sabtu, tgl 8 Juni 2013.

2. Bagi peserta M.K Pembelajaran Berbasis ICT agar menyerahkan copy/soft tugas paling lambat hari Rabu tgl 12 Juni 2013 jam 12.00.

demikian untuk dimaklumi. terimah kasih.

NOTULEN RAPAT PANITIA HEPI UKD MANADO

NOTULEN RAPAT
Hari/Tanggal             : Senin, 3 Juni 2013
Waktu                         : Pukul 13.00-14.30
Tempat                       : Ruang Rapat Dekanat FMIPA Unima Tondano
Agenda                       : Persiapan Pelaksanaan Konferensi HEPI Tahun 2013 di Manado Sulawesi Utara.
Peserta Rapat          : Terlampir (Daftar Hadir)
HASIL RAPAT/KEPUTUSAN
1.       Ketua HEPI UKD Manado Dr. Cosmas Poluakan, M.Si memintakan kepada panitia agar secepatnya menyiapkan surat permohonan menjadi keynote speaker kepada kedua nara sumber yang tercantum dalam leaflet.  Surat permohonan akan ditanda tangani oleh Ketua Panitia, Ketua HEPI UKD Manado, dengan mengetahui Rektor Unima.
2.       Ketua HEPI UKD Manado mengharapkan semua anggota panitia dapat menyiapkan artikel untuk proceeding.
3.       Untuk mendapatkan dana dalam menunjang kegiatan panitia, maka akan direncanakan kegiatan pelatihan yang melibatkan para guru. Rencana semula yang akan dilaksanakan di kotamobagu, akan dialihkan ke Bitung atau Minahasa.
4.       Proceeding harus sudah selesai dan siap dibagikan pada saat Konferensi. Untuk itu akan melibatkan lebih banyak reviewer, jika perlu akan melibatkan reviewer dari HEPI Pusat.
5.       Untuk sosialisasi pelaksanaan konferensi, maka:  1) Seksi Publikasi akan segera mengedarkan Leaflet kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota, ke sekolah-sekolah, dan memasang spanduk/baliho di tiap ibukota kabupaten/kota, di Bandara Sam Ratulangi, dan ditempat-tempat strategis, 2) akan mempublikasikan melalui Koran, dan 3) berinteraktif melalui media masa TV.
6.       Panitia akan mengupayakan bantuan dari pejabat pemerintah daerah untuk kegiatan Welcome Dinner.
7.       Bagi peserta yang hadir dengan membawa SPPD akan diakomodir oleh Dekan FMIPA Unima.
8.       Informasi-informasi penting lainnya akan diinformasi melalui website HEPI Pusat.
9.       Total anggaran penyelenggaraan diperkirakan Rp. 200 Juta.
10.   Fasilitas seminar kit akan disiapkan oleh Seksi Kesekretariatan (untuk 200 peserta).

Rapat berakhir pada pukul 14.30
Tondano, 3 Juni 2013
Notulis,

Aswin Mondolang

Kamis, 18 Oktober 2012

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN TEKNIK PENILAIAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA


PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
DAN TEKNIK PENILAIAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA
DENGAN MENGONTROL PENGETAHUAN AWAL SISWA
(EKSPERIMEN DI SMPN 1 DAN SMPN 2 TONDANO)


THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING MODEL AND
ASSESSMENT TECHNIQUE ON STUDENTS’ THE ACHIEVEMENT IN PHYSICS
BY CONTROLLING THE STUDENTS’ PRIOR KNOWLEDGE

Aswin H. Mondolang[1]


ABSTRACT
The objective of the research is to figure out the effect of learning model, assessment technique on the achievement of Physics study by controlling students’ prior knowledge. The method used in this research is experimental method with 2 x 2 factorial design.
The learning model and the assessment technique is the treatment variable, the Physics achievement is the response variable and the students’ prior knowledge is covariable. The samples of this research are the students of class VIId and VIIh in SMPN I Tondano and the students of class VIIf dan VIIg SMPN II Tondano which defined by cluster random and samping 120 students are to be choosen the samples.
The result of the research conclude that TPS cooperative learning Model and Project technique assessment more effective to increase student achievement in Physics than the convensional model using written-test assessment. It is suggesterd that the Physics learning should adopt TPS cooperative learning model type TPS by project assessment techique as the learning strategy which has become the priority of Physics learning in schools.

Key words: cooperative learning, assessment technique, students’ achievement, students’ prior knowledge



PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah
Pembelajaran Fisika pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sering mendapat catatan/predikat sebagai pembelajaran yang memiliki nilai hasil belajar yang rendah dibandingkan dengan nilai hasil belajar mata pelajaran lainnya, dan merupakan mata pelajaran yang paling tidak disukai oleh siswa pada umumnya, dianggap mata pelajaran yang menakutkan dan membosankan, sebagai mata pelajaran yang sulit dimengerti atau dipahami, dan berbagai predikat lainnya.
Berbicara mengenai hasil belajar, maka tidak dapat dipisahkan dari proses belajar yang terjadi dalam diri peserta didik. Proses belajar yang kurang sesuai dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi pelajaran akan berakibat pada hasil belajar yang kurang maksimal bahkan dapat menghasilkan pemahaman konsep-konsep yang salah (misskonsepsi). Berkaitan dengan proses dan hasil belajar, Slameto (2003: 1-2) mengemukakan bahwa dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok, yang berarti bahwa berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses belajar yang dialami oleh siswa sebagai peserta didik.
Kaitan antara proses pembelajaran dan model pembelajaran sangatlah erat hubungannya, karena penggunaan model pembelajaran yang tepat akan menghasilkan proses pembelajaran yang tepat juga. Selain penggunaan model pembelajaran yang tepat, hal yang tak dapat dihindari adalah bagaimana proses belajar yang dialami oleh para peserta didik itu ditunjang dengan teknik penilaian yang tepat pula, karena walaupun proses pembelajarannya sudah tepat tetapi jika tidak ditunjang dengan teknik penilaian yang tepat dapat mengakibatkan keseluruhan proses pembelajaran tidak akan maksimal menghasilkan hasil belajar peserta didik yang maksimal pula. Hayat (2008:1-6) mengemukakan bahwa penilaian harus merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran (a part of instruction) dan harus dipahami sebagai kegiatan untuk mengefektifkan proses pembelajaran. Oleh karena itu model pembelajaran dan teknik penilaian dipandang sebagai komponen-komponen yang sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Sehubungan dengan model pembelajaran, maka terdapat berbagai model pembelajaran yang telah diketahui bahkan telah banyak yang digunakan seperti model pembelajaran langsung (direct instruction), model pembelajaran berbasis masalah (problem basic instruction), dan model pembelajaran kooperatif (cooperative learning). Demikian juga dengan teknik penilaian yang telah diketahui seperti teknik penilaian portofolio, teknik penilaian kinerja, teknik penilaian proyek (assesmen project), teknik penilaian tertulis (paper and pencil test), dan lain sebagainya.
Secara khusus untuk model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) yang telah diketahui memiliki berbagai tipe seperti STAD (student Teams-Achievement Divisions), tipe TAI (Team Assisted Individualization), JIGSAW, CIRC (cooperative Integrated Reading And Composition), TGT (Team-Game-Turnament), Group Investigation , termasuk tipe TPS (Think-Pair Share). Khususnya model pembelajaran kooperatif tipe TPS, penerapannya dalam pembelajaran fisika masih terbilang langka, dan efektifitas model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) tipe TPS dalam pembelajaran fisika belum dibuktikan keefektifannya secara ilmiah (melalui penelitian).
Selain penerapan model pembelajaran kooperatif, hal yang perlu dikaji secara ilmiah melalui penelitian ini adalah penggunaan teknik penilaian. Salah satu teknik penilaian yang dipandang memiliki ciri-ciri yang sesuai dengan karakteristik ilmu fisika adalah teknik penilaian proyek (assesmen project), karena teknik penilaian ini memiliki prosedur yang dipandang sangat sesuai dengan proses memahami konsep-konsep fisika dimana konsep-konsep fisika dibangun dari adanya gejala atau fenomena-fenomena yang teramati. Oleh karena itu dengan teknik penilaian proyek peserta didik secara sengaja ditugaskan untuk melaksanakan suatu proyek. Bastari dan Witjaksono (2008: v-1) mendefinisikan bahwa proyek adalah tugas yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut berupa suatu penelitian sejak dari pengumpulan, pengorganisasian, pengevaluasian, penyajian data, hingga pelaporan. Hal tersebut di atas sejalan dengan apa yang diistilahkan oleh Budiningsih (2005: 57) sebagai proses mengkonstruksi pengetahuan yaitu manusia melalui interaksinya dengan objek dan lingkungan, misalnya dengan melihat, menjamah, marasakan, pengetahuan dan pemahamannya akan objek dan lingkungan tersebut akan meningkat.
Selain model pembelajaran dan teknik penilaian, hal yang perlu juga diperhitungkan adalah pengetahuan awal yang dimiliki oleh peserta didik (siswa) yang terlibat dalam suatu proses pembelajaran. Mengapa hal tersebut begitu penting, karena pengetahuan awal siswa atau konstruksi pengetahuan yang telah ada pada diri siswa sangat menentukan pengkonstruksian atau pembentukan pemahaman konsep yang baru. Budiningsih (2005: 57) mengemukakan bahwa faktor-faktor yang juga mempengaruhi proses mengkonstruksi pengetahuan adalah konstruksi pengetahuan yang telah ada, domain pengalaman, dan jaringan struktur kognitif yang dimilikinya. Dengan kata lain bahwa pengetahuan awal yang telah dimiliki oleh seseorang akan mempengaruhi pembentukan atau pengkonstruksian pengetahuan baru. Hal yang sama juga telah dikemukakan oleh Nur (2005:10) yang menyatakan bahwa para ahli psikologi kognitif menyebut informasi dan pengalaman yang disimpan di dalam memori jangka panjang sebagai pengetahuan awal. Pengetahuan awal atau prior knowledge adalah kumpulan dari pengetahuan dan pengalaman individu yang diperoleh sepanjang perjalanan hidup mereka, dan apa yang ia bawa kepada suatu pengalaman belajar baru.
Berdasarkan uraian di atas maka secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif dan teknik penilaian terhadap hasil belajar fisika dengan mengontrol pengetahuan awal, serta pengaruh antara keduanya terhadap hasil belajar fisika pada siswa SMP.

Selanjutnya……………….. (menyusul).


[1] Dosen Tetap Pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Manado. 

Minggu, 16 September 2012

Tugas m.k. Evaluasi BM, Strategi B M, Statistika Dsr, dan Pemb. Berbasis ICT.

Kepada: Yth. Seluruh mahasiswa peserta m.k. Evaluasi Bel.Meng. Fisika, Strategi B.M. Fisika, Statistika Dasar, dan Pembelajaran Berbasis ICT agar minggu depan (17 - 21 September 2012) untuk mengirimkan tugas mandiri ke emailnya mner (aswinmondolang@yahoo.co.id). harap maklum. tks.

Jumat, 23 Maret 2012

Pemberitahuan awal bagi Peserta S1 KKT IPA-UNIMA

Yth. Para Peserta Program S1 KKT IPA Unima..

Dengan hormat diberitahukan bahwa dlm rangka mengakhiri semester 1 maka diinformasikan dalam waktu dekat akan dilaksanakan ujian akhir semester, ujian komprehensif, dan Ujian Tugas Akhir (peer teaching). khusus peer teaching setiap peserta wajib mempersiapkan perangkat pembelajaran satu semester (SMP atau SMA) dan melaksanakan peer teaching dengan menggunakan salah satu perangkat pembelajaran yang terdapat dalam tugas akhir tersebut. Hari dan tanggal pelaksanaan akan diberitahukan kemudian. Terima kasih...

Sabtu, 19 November 2011

Format Laporan Kegiatan PPL PPG Fisika

FORMAT LAPORAN KEGIATAN PPL PPG
· Halaman judul (terdapat logo unima)
· Halaman Pengesahan (ditandatangani guru pamong, dosen pembimbing, kepsek)
· Kata Pengantar
· Daftar Isi
· Daftar Tabel/Grafik
BAG I DESKRIPSI KEADAAN SEKOLAH
· Lokasi Sekolah
· Status Sekolah
· Struktur Organisasi Sekolah
· Data Tenaga Kependidikan (Guru, Tenaga Laboran, Pustakawan Dll,) disertai grafik-grafik
· Data Siswa, disertai grafik-grafik
BAG II PELAKSANAAN PPL
· Waktu pelaksanaan
· Bentuk-bentuk kegiatan (mengajar/non megajar) mulai dari kegiatan observasi disertai foto-foto kegiatan
BAG III REFLEKSI KEGIATAN
· Aspek penunjang
· Aspek penghambat
· Solusi perbaikan/peningkatan
BAG IV PENUTUP
· Kesimpulan
· Rekomendasi/Saran
LAMPIRAN
· Jurnal kegiatan
· Curriculum vitae
Warna Kaver: (warna Fakultas)